Jakarta | “Menyambut hari pahlawan 2019, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), akan menghadirkan HOS Tjokroaminoto Institute sebagai lembaga think-tank kebangsaan, kenegaraan dan ke-Islaman Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai pemikiran-pemikiran para tokoh dan pahlawan nasional dari ormas Syarikat Islam, khususnya HOS Tjokroaminoto,” ujar penggagas Tjokroaminoto Institute, Bintang Wahyu Saputra, di Jakarta, Senin (4/11).

Rencananya, tambah Bintang, lembaga independen tersebut akan di launching bersamaan dengan diskusi publik yang bertajuk “MerefleksikanĀ Pemikiran HOS Tjokroaminoto Dalam Menangkal Paham Radikalismu, Ekstrimisme dan Terorisme” pada tanggal 13 November 2019.

“Tjokroaminoto Institute lebih dalam dihadirkan sebagai tempat cendekiawan muda Indonesia untuk berproses mengawal kemerdekaan yang sejati seperti cita-cita guru para pemimpin bangsa semasa hidupnya,” jelas Bintang yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) ini.

Baca :  KAMPUS Mendesak Erick Tohir Pecat Dirut Jasa Marga!

Menurutnya, keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi segenap bangsa Indonesia itulah inti dari kemerdekaan sejati yang di cita-citakan guru bangsa.

Bintang menambahkan Indonesia pasca kemerdekaan banyak mengalami kemunduran, khususnya kehilangan sosok pemuda yang menjadi murid HOS Tjokroaminoto seperti Sukarno, Semaun, Kartosuwiryo sampai Tan Malaka yang bertekad Indonesia merdeka dari penjajah waktu pra-kemerdekaan tahun 1945.

“Tjokroaminoto Institute juga merupakan penghargaan dan penghormatan kami kaum muda untuk guru bangsa, besar harapan rencana ini dapat berjalan sesuai harapan, dan lembaga ini dapat berkontribusi untuk bangsa dan negara kita tercinta yang berideologikan Pancasila,” tuturnya.

Direncanakan, lanjut Bintang, diskusi dan launching Tjokroaminoto Institute akan dilaksanakan pada Rabu, 13 November 2019 mendatang.

Baca :  FPTM Tuntut Smartfren Bongkar Belasan Tower di Lebak

“Insya allah dalam acara launching akan mengundang Aziz Syamsudin (Wakil Ketua DPR RI), Hamdan Zoelva (Ketua LT/DPP Syarikat Islam), Valina Singka Subekti (Guru Besar Politik UI), Aulia Tahkim Tjokroaminoto (Keturunan HOS Tjokroaminoto), Herdi Sahrasad (Penulis Buku Satu Guru Tiga Ideologi: Pergulatan Ideologi HOS Tjokroaminoto dan tiga muridnya: Soekarno, Musso dan Kartosoewirjo), Hamka Haq (Ketua PDIP Bidang Keagamaan Dan Kepercayaan), Yudi Latief (Mantan Ketua BPIP/Akademisi),” tutup Bintang.

(Ikiw/Riz).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here