Jakarta | Upaya Kepala Bareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit dalam upaya membersihkan institusi Polri dari oknum-oknum polisi yang diduga membantu Buronan Djoko Tjandra mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan aktivis dan mahasiswa.

Rizqi Fathul Hakim, Ketua Umum HIMAPEKA (Himpunan Mahasiswa Pemantau Kebijakan) menilai ketegasan Kabareskrim untuk memberikan sanksi kepada sejumlah oknum polisi yang membantu Buronan Djoko Tjandra adalah langkah maju dalam proses penegakan hukum di Indonesia.

“Kami sebagai Aktifis mendukung penuh langkah Kabareskrim untuk membersihkan institusi Polri dari ulah oknum-oknum yang merusak citra Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Khususnya dalam kasus Djoko Tjandra ini, harapan besar kami letakan di punggung Bareskrim polri untuk secepatnya memberikan sanksi tegas kepada setiap personil yang diduga terlibat.” Tegasnya.

Baca :  IKMA NTB Jakarta Gelar Diskusi Publik & Deklarasi Lawan Radikalisme

Selain itu, Pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur Kajian Strategis Tjokroaminoto Institute ini menilai bahwa Bareskrim Polri saat ini cukup berhasil meningkatkan kepercayaan publik pada institusi Polri. Menurutnya sikap tidak pandang bulu Kabareskrim dalam Kasus Djoko Tjandra ini adalah bukti bahwa Polri adalah institusi yang netral dari segala kepentingan yang berupaya menciderai demokrasi di tanah air.

“Polri adalah salah satu elemen penting dalam upaya mengawal jalannya demokrasi bangsa. Dan hari ini, kita disuguhkan pemandangan yang cukup optimistik dalam proses penegakan hukum di tanah air. Bagaimanapun Polri adalah lembaga netral yang tidak pandang bulu dalam hal penegakan hukum. Kami mendukung penuh langkah Bareskrim Polri untuk membersihkan institusi Polri dari ulah oknum-oknum polisi yang mencoreng wajah Kepolisian.” Pungkasnya.

Baca :  Point Ini Yang Membuat Silaturahmi Pemuda Berlangsung Alot!

Rif/Red.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here