Depok, Rabu- 02 September 2020 Di tahun 2020 pilkada serentak kembali dilaksanakan dengan 270 daerah yang menyelenggarakannya dengan rincian 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota, tahun ini adalah ketiga kalinya pilkada serentak diselenggarakan di indonesia.

Kota depok menjadi salah satu kota yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun 2020, kota yang menjadi salah satu penopang ibu kota negara ini masih menyimpan berbagai permasalah didalamnya yang sangat perlu peningkatan lagi kualitas dari berbagai aspek kehidupannya.

Forum Depokrasi yang mana merupakan furum dari OKP dan Ormas yang ada di kota depok mendeklarasikan diri untuk pilkada damai kota depok tahun 2020 pada rabu (02 09 20), forum depokrasi melihat terdapat keresahan-keresahan yang di alami oleh pemuda dan masyarakat kota depok, salah satunya adalah konflik yang biasanya terjadi ketika pilkada sampai pasca pilkada.

Saat aksi damai di depan jalan margonda forum depokrasi
Saat aksi damai di depan jalan margonda forum depokrasi

Forum depokrasi menginginkan elemen yang terkait dalam penyelnggaraan pilkada kota depok antara lain KPU, Bawaslu dan juga calon-calon walikota depok yang mendaftar selalu menjaga kedamaian dan menghindari konflik-konflik yang mungkin terjadi di dalam pilkada serta mensukseskan penyelenggaraan pilkada kota depok tahun 2020 ini “Papar deni dalam konfrensi pers”.

Baca :  Massa GMPK bakar Ban depan Kejaksaan Agung RI, Menuntut Keadilan Novel Harus di tangkap dan diadili

“Diharapkan deklarasi pilkada damai ini dapat menciptakan kondusifitas di semua kalangan masyarakat, tidak terjadinya konflik antara kubu satu dengan kubu lainnya, penyelenggara pilkada dan calon-calon pun harus bisa menjaga kedamaian dan menghindari konflik dimasyarakat”

Selain itu forum depokrasi juga mengkritisi pemda kota depok yang mana selama ini kurang memperhatikan pemuda-pemuda kota depok dan tidak pernah melibatkan pemuda dalam perencanaan strategis kepemudaan di kota depok, forum depokrasi menginginkan pemda kota depok mengikutsertakan pemuda didalam segala perencanaan kebijakan strategis baik terkait kepenudaan dan juga kebijakan lainnya.

“Forum depokrasi menilai pemuda memiliki segudang inovasi yang dapat dituangkan di dalam berbagai aspek kebijakan pembangunan kota depok untuk menunjung kemajun kota depok, namun sampai saat ini pemuda masih belum dilibatkan dalam perencanaan-perencanaan strategis untuk kemajuan kota depok, Ungkap Bung El salah satu deklarator aksi pilkada damai.

Baca :  Langgar UU Kementrian, Airlangga Gagal Nyalon Ketum Golkar!

Angga Prabu peserta aksi damai menambahkan “Kita sebagai pemuda perlu tau dan terlibat didalam segala perencanaan starategis pembangunan kota depok, karena pemudalah yang memiliki banyak inovasi-inovasi untuk kemajuan kota depok”

Dalam pantau kami terlihat, ketua PC GP Ansor depok Abdul Kodir sebagai pembaca deklator, ditemani Achiyanur Sharing Institue dan Darius Ikatan sarjarna katolik kota depok, kemudian di hadiri oleh HMI, PMII, IMM, Ikami Sulsel, Pii, Sepmi, GPII, GP Ansor, Sahabat Garbi, Aspera, GPMI, Pekat, Perisai dan Semmi, Kopma GPII dan KIPP sebagai Organisasi pematau pemilu.

Forum Depokrasi akan selalu mengawal pelaksanaan pilkada kota depok tahun 2020 untuk selalu berjalan kondusif dan tidak menimbulkan konflik yang mengakibatkan perpecahan didalam masyarakat nanti ya.

Baca :  Modal Bersyukur dan Ikhlas, Gissa Marsela Menjadi Winner Puteri Muslimah Icon (PMI) 2019

Forum depokrasi juga mengingatkan pihak penyelenggara pemilu agar lebih ketat didalam penerimaan berkas pihak kandidat jangan sampai ada celah dan pemalsuan data kandidat karena kita dari setiap okp,pemuda dan ormas menginginkan pihak penyelenggara dapat menciptakan panggung demokrasi yang jujur , adil dan intergritas.

Wahyu DT (Humas Depokrasi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here