Yogyakarta – Redaksi Bogor. “Mahasiswa Universitas Cokroaminoto Yogyakarta harus bangga dengan almamater yang menggunakan nama guru dari para pemimpin bangsa, dan menjadi pioneer awal cerita panjang cita-cita kemerdekaan Indonesia”. Ujar Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Bintang Wahyu Saputra, saat menjadi pembicara pengenalan akademik kampus di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta, Jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (18/9).

Bintang menuturkan kepada ratusan mahasiswa baru Universitas Cokroaminoto untuk menjadikan program azas dan program tandhim Syarikat Islam sebagai nafas dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. “Sandaran atau strategi mewujudkan program azas, yaitu sebersih bersih tauhid, setinggi tinggi ilmu pengetahuan sepandai pandai siyasah”. Tambahnya.

Baca :  GAM 58 Dukung Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Mahasiswa dan pihak rektorat Universitas Cokroaminoto Yogyakarta yang telah mengundangnya dalam rangka pengenalan Syarikat Islam kepada seluruh mahasiswa baru UCY.

Sebagai paham ideologi, lanjut Bintang, kita (baca: kaum Syarikat Islam) harus melawan radikalisme dan ekstrimisme karena ideologi Syarikat Islam sama halnya dengan ideologi bangsa yaitu Pancasila.

“Panitia 9 yang merumuskan Pancasila sebagai ideologi bangsa, 3 orang diantaranya Ir. Soekarno, Abi Koesno Tjokrosoejoso dan H. Agus Salim dari Syarikat Islam, jadi barang siapa yang ingin mengganti idelogi bangsa, berarti itu juga merupakan lawan dari kita; penganut nafas Syarikat Islam”. Tegasnya.

Baca :  Kejagung didesak GAI ke 4 kalinya buka kasus walet

Bintang menambahkan bahwa penanaman ideologi dan perawatan sejarah Syarikat Islam harus terus dilakukan agar sejarah bangsa Indonesia tidak hilang dan tujuan dari Syarikat Islam dalam mencapai kemerdekaan sejati terwujud. “UCY merupakan basis ideologi Syarikat Islam sampai hari ini yang masih konsisten menjaga dan merawat pemikiran pemikiran guru bangsa Indonesia Jang Oetama HOS Tjokroaminoto”. Tutup Bintang dihadapan ratusan mahasiswa.

Untuk diketahui, basis pengajaran di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta adalah nilai-nilai Islami, namun bukan eksklusif diperuntukkan untuk mahasiswa Islam saja karena kenyataan terdapat mahasiswa/i dari berbagai agama juga mengikuti perkuliahan disana. Karena menyandang nama Pahlawan Nasional HOS Cokroaminoto, maka nilai-nilai perjuangan Syarikat Islam juga menjadi inspirasi dalam kegiatan pengajaran.

Baca :  Dugaan Negara rugi 2,7 T , GMPB ambil sikap buka aktor dan segera proses hukum tersangka

(Ikiw).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here