Balikpapan. Rapat Koordinasi Nasional ke II Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dengan tema yaitu “Mewujudkan Kedaulatan Energi dan Pangan Untuk Kesejahteraan Rakyat” Resmi digelar di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat 30 Agustus 2019.

Sejumlah tamu undangan hadir di acara Rapat Koordinasi Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam ke II diantaranya Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Dr. Hamdan Zoelva, S.H.,M.H., Dewan Penasihat KAHMI Akbar Tandjung, Menteri Bappenas RI Bambang Brodjonegoro, Gubernur Kaltim Isran Noor, PJ Ketua Umum PB HMI Arya Kharisma Hardy, serta seluruh Pengurus Majelis Wilayah dan Majelis Daerah Korps Alumni HMI Se-Indonesia.

Baca :  Haidar Alwi alumni ITB layak nakhodai Kementerian BUMN Jokowi-M'aruf

Dalam sambutannya, Koordinator Presidium MN KAHMI Hamdan Zoelva menyampaikan, “Terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Timur yang telah mendukung terselenggaranya Rakornas II KAHMI di Kota Balikpapan”. Ucapnya.

Ia juga sempat menjelaskan soal masalah yang pernah menerpa HMI Beberapa waktu lalu, hingga membuat KAHMI yang merupakan lembaga Alumni HMI bingung memposisikan diri. Namun setelah mendengar penjelasan MPK PB HMI, pihaknya menganggap keputusan yang diambil MPK PB HMI adalah dalam rangka penyelamatan organisasi.

“Jujur KAHMI sempat bingung memposisikan diri saat itu. Namun setelah mendengar penjelasan MPK PB HMI, kami menganggap keputusan yang diambil MPK PB HMI adalah dalam rangka penyelamatan organisasi dan kita harus dukung itu”. Tambahnya.

Baca :  PMKRI Jakarta Pusat Gelar Latihan Kepemimpinan Kader

Sehingga ia menegaskan bahwa posisi KAHMI saat ini hanya mengakui PB HMI dalam kepemimpinan Arya Kharisma Hardy sebagai Pejabat Ketua Umum, untuk itu ia meminta kepada Presidium MW KAHMI dan MD KAHMI seluruh Indonesia untuk tidak mengindahkan hal-hal yang berkenaan dengan institusi PB HMI diluar Kepengurusan Pejabat Ketua Umum.

(Ikiw)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here