Bogor | Inisiatif pemuda dan mahasiswa di Bogor untuk membantu pemerintah dalam persoalan mitigasi penyebaran Virus Corona di tengah masyarakat disambut baik oleh sejumlah kalangan masyarakat. 

Pasca beredarnya surat edaran yang dikeluarkan Bareskrim Polri tentang pengawasan pembelian Bapokting (Bahan Pokok dan Bahan Penting), sejumlah mahasiswa dan pemuda yang terafiliasi dalam HIMAPEKA (Himpunan Mahasiswa Peduli Kemanusiaan) antusias menanggapi surat tersebut.

Rizqi Fathul Hakim, Koordinator Presidium HIMAPEKA, saat dimintai keterangan pers  terkait surat edaran Bareskrim Polri tersebut menyebutkan bahwa langkah yang diambil oleh Bareskrim Polri sudah sangat tepat. “Di tengah situasi masyarakat yang dari hari ke hari mulai merasa cemas dan takut akan penyebaran Virus Corona dan juga kelangkaan Bapokting, langkah Bareskrim Polri yang begitu cepat turun ke lapangan demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan publik patut diacungi jempol”, ungkapnya.

Di lain hal, bertambahnya korban jiwa dan masyarakat yang dinyatakan positif tertular Virus Corona, Rizqi Fathul Hakim atau yang akrab disapa Ikiw ini memberikan keterangan terkait bertambahnya korban di beberapa daerah di Indonesia. “Kami sangat prihatin dan turut berbelasungkawa atas tragedi kemanusiaan ini. Kami bersama sejumlah Mahasiswa FMIPA di sejumlah Universitas sudah memperjuangkan beberapa inisiatif, yakni salah satunya adalah membuat Handsanitizer untuk membantu pemerintah dalam hal pencegahan menyebarnya Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) khususnya di kelompok masyarakat rentan di sejumlah daerah. Kami akan bangun sinergi dengan Bareskrim Polri dan membuat posko centre peduli kemanusiaan”, tuturnya.

Rizqi menambahkan, “Kami telah melakukan sedikit kajian dan survey terkait persoalan ini. Kami melihat kelompok masyarakat rentan masih belum sadar sepenuhnya bahwa Virus Corona ini membahayakan keselamatan mereka. Di beberapa tempat peribadatan dan spot-spot publik yang sering menjadi wahana sosial warga masih minim informasi terkait hal ini. Dan di tempat-tempat peribadatan pun kesediaan handsanitizer pun masih jauh dari harapan. Dan kami tentunya berharap pemerintah dan pengusaha memberikan dukungan penuh atas apa yang telah kami lakukan. Bagaimanapun Virus Corona adalah musuh bersama. Dan kita tentu harus percaya, bahwa dengan semangat kebersamaan yang diimbangi dengan strategi yang memadai, pandemi ini akan cepat teratasi”, pungkasnya.

Baca :  Kejagung TULI? Novel Baswedan kebal Hukum? Gerakan Aktivis Indonesia Aksi ke V

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here